Obat Jentik Nyamuk ABATE Jadi Modus Penipuan

Diposting pada

Assalamualaikum… Apa kabar teman-teman? Saya ada sedikit cerita nih, terkait dengan judul artikel ini. Yah…. belum lama ini saya menjadi korban dari penipuan berkedok penjualan obat jentik nyamuk Abate. Dan saya harap dengan adanya postingan ini teman-teman bisa lebih berhati-hati terhadap kasus yang sama menimpa saya.

Obat jentik nyamuk ABATE jadi Modus Penipuan
Obat jentik nyamuk ABATE jadi Modus Penipuan

Sekarang Obat Jentik Nyamuk ABATE Bisa Jadi Modus Penipuan

Belakangan ini pernah enggak kalian kedatangan seseorang yang berpakaian rapih (seperti petugas) lalu menawarkan obat jentik nyamuk Abate ? Maka saya sarankan kalian harus lebih waspada terhadap orang tersebut. Kalian harus jeli jika petugas tersebut mulai menjelaskan ngalur-ngidul enggak jelas, tanpa menunjukkan adanya surat perintah dari kelurahan setempat. Sebab bisa saja itu adalah modus penipuan.

Astaghfirullah…. ada-ada saja zaman sekarang, mencari uang dengan segala cara dihalalkan. Tak terkecuali juga dengan cara penipuan. Maka dari itu, pada zaman sekarang bukan lagi kesalahan pelaku saja ketika kasus penipuan terjadi. Melainkan ada juga faktor kesalahan dari korban yang terkena penipuan itu sendiri. Seperti kemarin, saya yang terkena penipuan adalah murni karena faktor kurangnya pengetahuan mengenai obat jentik nyamuk Abate tersebut dan kurangnya kewaspadaan terhadap seseorang yang tak dikenal.

Kronologi kejadian-nya kurang lebih seperti berikut. Hari itu saya sedang dalam keadaan pulang dari masjid menuju kosan. Dari Jauh terlihat ada seorang ibu-ibu dengan berpakaian rapih seperti layaknya orang kantoran. Ibu tersebut sedang mengetuk-ngetuk pintu kamar teman saya. Karena saya husnudzon (berfikir positif), maka saya kira beliau adalah keluarga dari teman saya. Lantas, saya pun menghampiri beliau.

“Maaf bu…. Sedang mencari mas fakih ya ?” tanyaku dengan nada sopan.

“Oh enggak mas… Ini saya diperintah untuk membagikan obat jentik nyamuk Abate.” Ibu itu menjawab sambil memberikan 4 bungkus obat jentik nyamuk Abate (seperti gambar diatas) kepada saya.

Setelah saya terima, kemudian Ibu itu mulai menjelaskan mengenai bahaya penyakit demam berdarah, yang tentunya sebagian besar orang sudah mengetahuinya.

“Nah berdasarkan pengamatan, saat ini adalah saat-saat dimana penyakit DB sedang marak terjadi” Kata Ibu itu menakut-nakuti. Dari sini saya mulai terpengaruh, sebab saya teringat bagaimana menakutkan-nya penyakit DB.

Setelah agak lama beliau ngomong sendiri, akhirnya saya disuruh membayar sejumlah 20 ribu untuk 4 bungkus obat jentik nyamuk Abate yang telah saya terima. What??? Lantas saya mulai berfikir bukannya kalau ini program pemerintah seharusnya obat jentik nyamuk Abate diberikan secara gratis. Cuman saya tetap husnudzon (berfikir positif) aja, mungkin memang ada biaya untuk akomodasi kelancaran program pencegahan Demam Berdarah.

Alhasil, saya keluarkanlah itu satu lembar uang 20 ribu yang masih bagus, masih wangi, rapih, tidak ada kekurangan sedikitpun, karena uangnya masih baru. Padahal niat awalnya uang itu mau untuk makan satu hari. Terlebih lagi uang ditangan sudah nipis pula karena belum dikirim orang tua. Tapi yah…. demi kelancaran program pemerintah, enggak apa-apa deh rela berkorban “sedikit banyak”. Sedikit apa banyak? Dibilang sedikit nyatanya bisa untuk makan nasi uduk 4 kali dan nyambung hidup satu hari. Tapi dibilang banyak juga enggak, karena cuman 20 ribu. Ahhh…. dilema anak kosan. Intinya uang 20 ribu itu berharga untuk anak kosan seperti saya.

Nah sembari saya menyodorkan uang 20 ribu yang sudah saya siapkan ditangan kanan, saya mencoba mengorek informasi. Lantas saya memberanikan diri mengajukan beberapa pertanyaan dengan secara sopan tentunya.

“Maaf bu… kalau boleh tau ibu dari instansi pemerintah ya? apakah ini adalah kegiatan dari pemerintah?” Tanyaku dengan nada ramah menjaga perasaan Ibu itu.

“Saya dari badan ****** (lupa saya, yang jelas belum pernah dengar ada badan kayak gitu di Bandar Lampung), badan ini bergerak dibagian pencegahan penyakit DB” Jawab ibu itu dengan nada yang sedikit mencurigakan.

Setelah Ibu-Ibu itu menerima uang dari saya, tidak lama dia langsung menyelesaikan percakapan dan segera buru-buru pergi. Padahal masih banyak yang saya ingin tanyakan. Saya anggap mungkin dana itu benar-benar sebagai akomodasi kegiatan pencegahan penyakit DB.

Namun selang beberapa waktu saya mulai berfikir. Mengapa ibu itu tadi memberikan penjelasan yang sedikit tidak masuk akal. Seperti badan ****** yang enggak jelas (belum pernah aku dengar) dan cara pemakaian obat jentik nyamuk Abate yang tidak tepat. Masak Ibu itu bilang bungkus obat jentik nyamuk Abate-nya jangan dibuka. Sebab katanya pada bungkus tersebut terdapat kandungan ***** yang bisa membantu membunuh jentik-jentik nyamuk. Hah….. enggak nyambung banget kalau di pikir-pikir.

Jadi untuk mencari kejelasan mengenai kegiatan yang katanya pencegahan penyakit DB tersebut. Akhirnya saya menemui beberapa orang dan beberapa sumber yang bisa dijadikan referensi terpercaya. Dan saya mendapatkan beberapa fakta sebagai berikut.

 

Fakta Dan Logika Mengenai Obat Jentik Nyamuk ABATE

Obat jentik nyamuk ABATE jadi Modus Penipuan
Penipuan Obat jentik nyamuk Abate, berisi Pasir

Sebenarnya ada beberapa hal yang dapat dijadikan fakta sekaligus logika untuk menangani kasus semacam ini. Yah… coba saya kemarin mempraktikan cara ini, pastinya tidak ada penyesalan atau rasa kecewa karena tertipu. Walaupun saya mencoba mengikhlaskan nya, tetapi tetap saja saya merasa kecewa karena niat baik saya disalah gunakan. Hah, tidak apa lah… yang penting adalah kita dapat belajar dari kesalahan. Dan berikut ini beberapa hal yang dapat saya ambil sebagai pengalaman.

  • Berdasarkan informasi dari berbagai sumber, hal pertama yang saya pahami adalah ini bukan kasus tunggal yang hanya menimpa kepada saya. Fakta-nya banyak orang yang mengaku sudah terkena kasus penipuan yang serupa. Parahnya… Di media online, ternyata sudah banyak yang posting mengenai Kasus penipuan berkedok penjualan obat jentik nyamuk abate ini. Logika-nya seandainya saya sering baca-baca kabar dan informasi, maka seharusnya tidak akan tertipu. Kesimpulannya ini juga kesalahan saya yang kurang banyak memiliki pengetahuan.
  • Hal kedua yang saya mengerti adalah jika itu merupakan suatu modus penipuan, maka pasti UUD (Ujung Ujungnya Duit). Logika-nya, seandainya memang dia mengaku menjalankan program pemerintah, maka seharusnya obat jentik nyamuk Abate tersebut diberikan secara gratis. Kalaupun ada dana yang dikenakan kepada masyarakat, seharusnya harga yang diberikan tidaklah lebih mahal dari harga obat jentik nyamuk dipasaran. Namun Fakta-nya, obat jentik nyamuk Abate yang diberikan justru dikenai harga yang sangat tidak masuk akal.

Di Puskesmas kita bisa mendapatkan obat jentik nyamuk Abate yang serupa secara gratis, lalu di Apotek kita juga bisa mendapatkannya dengan harga 500-2000 rupiah saja. Namun pada kasus penipuan seperti ini, harga satu bungkus obat jentik nyamuk Abate yang serupa bisa mencapai 4000-10000 rupiah. Woww…. berkali-kali lipat bangets….

  • Hal ketiga, Logika-nya yaitu seandainya itu memang petugas kesehatan yang seharusnya (alias bukan gadungan) mereka seharusnya membawa surat perintah ataupun surat ijin dari kelurahan. Namun, pada fakta-nya mereka tidak membawa surat ijin apapun melainkan hanya kertas-kertas enggak jelas. Dan ketika ditanyai mengenai surat-surat tersebut, maka mereka menjawab ngalur-ngidul dan nampak seperti orang gugup.
  • Beberapa hal lain yang saya baru ketahui juga, kasus serupa sering menimpa kepada anak-anak kosan di berbagai daerah. Kenapa dia memberi penjelasan bahwa bungkusnya tidak perlu dibuka dengan berbagai alasannya? itu bisa jadi isinya hanyalah Pasir bukan obat jentik nyamuk Abate yang sesungguhnya.

 

Mungkin demikin dulu yang dapat saya share, semoga pengalaman ini tidak hanya bermanfaat bagi saya seorang. Melainkan juga bisa bermanfaat bagi teman-teman semua. Harapan saya hanya ada dua hal, yang pertama semoga pelaku penipuan segera diberi kesadaran dan berhenti melakukan hal serupa. Dan hal yang kedua, bagi siapa saja yang menjadi korban diberikan ganti rezeki yang lebih banyak dan barokah, aamiiin ya allah…..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *