Apa itu Pacaran Islami ? Bagaimana Pacaran Yang Baik Menurut Islam ?

Diposting pada

Assalamualaikum…. Alhamdulillahi robbil a’lamin…. Syukur saya masih bisa menulis kembali di web ini. Dan pada tulisan kali ini, saya akan membahas mengenai suatu istilah yang sedang trend dan sering terdengar di telinga saya belakangan ini. Apalagi kalau bukan “Pacaran Islami”, yang sering disalah artikan sebagai pacaran yang baik menurut islam.

pacaran islami
Apa pacaran islami itu pacaran yang baik ???

Agar tidak terjadi kesalah pahaman mengenai istilah Pacaran Islami, maka kita satukan paham kita terlebih dahulu, oke ?

Kata “Pacaran” merupakan istilah yang menggambarkan tentang keingin untuk saling memiliki dan menyayangi antara Laki-laki dan perempuan. Yang mana rasa tersebut pada hakikatnya adalah rasa yang seharusnya hanya dimiliki sepasang kekasih suami-istri. Jadi seolah-olah mereka sudah merasa sah, untuk bebas membangun rasa cintanya, lalu menciptakan sebuah kenyamanan antar sesama, layaknya benar-benar suami-istri.

Nah maka dari itu, semua kegiatan yang memicu timbulnya syahwat dan rasa nyaman ( sms, telfon, label kakak-adik, mengaku kepunyaannya, memberi perhatian berlebih, dll ), sebab adanya perlakukan yang secara khusus terhadap seseorang. Hal ini dapat dikategorikan sebagai pacaran, setuju ?

 

Apa itu Pacaran Islami ?

Istilah Pacaran islami merupakan istilah yang digunakan para muslim-muslimah ( orang islam ), yang mengaku islami (faham agama islam) tetapi tidak mencocoki ajaran islam itu sendiri. Yang mana pada kenyataannya mereka tau bahwa pacaran itu haram, lalu demi menghalalkan sesuatu yang batil tersebut diberilah imbuhan “ISLAMI”.

Karenanya, saat ini istilah pacaran Islami banyak digunakan sebagai tameng penutup bagi siapa saja ikhwan dan akhwat yang saling memiliki ketertarikan. Biasanya tidak hanya saling tertarik, tetapi mereka menginginkan hubungan special mereka menjadi lebih dekat.

Alhasil berbagai istilah lain muncul menggantikan kata “pacaran” yang sudah jelas dilarang, menjdai kata yang tampak halus lagi menyamarkan seperti istilah “kakak adik”, “pacaran yang baik”, termasuk juga “pacaran islami”, hingga label “hubungan tanpa status”. Semua digunakan dengan tujuan menutupi kegiatan pacaran mereka. Hehehe…. ada-ada saja ya…

Tapi apakah ada yang melanggar dari konsep pacaran islami ? toh saya tidak berpegangan tangan sama si dia, saya juga tidak berduaan ataupun berbuat yang tidak diperbolehkan oleh agama selama dengan si dia, saya cuman ingin membuat dia tahu saya suka padanya dan saya juga ingin dia nyaman terhadap saya. Makanya saya berikan perhatian khusus kepada dia.

Kalau saudara memiliki pemikiran seperti diatas maka saudara belum memahami dalil:

وَلاَ تَقْرَبُواْ الزِّنَى إِنَّهُ كَانَ فَاحِشَةً وَسَاء سَبِيلاً

“Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk.” (QS: Al-Isra, ayat 32).

Zina itu tidak akan terjadi secara tiba-tiba begitu saja, melainkan melalui hal-hal kecil yang sepele namun sebenarnya itu adalah bisikan syaithan. Jangan berfikir bahwa keimanan kita lebih kuat dari pada godaan syaithan sehingganya kita sampai berani coba-coba pacaran walaupun ngakunya secara islami, sebab pada saat itulah sebenarnya keimanan kita sedang rendah-rendahnya.

Kita merasa tidak mungkin kalah dari godaan syaithan untuk berbuat zina besar. Padahal kita sendiri tanpa sadar sudah mulai berani ngobrol berduaan, bonceng-boncengan, pegangan tangan, telpon-telponan dengan yang bukan muhrimnya. Maka sungguh kita sudah jatuh kedalam lubang dosa tanpa kita sadari.

 

Bagaimana Pacaran Yang Baik Menurut Islam ?

Cara berpacaran yang baik didalam islam adalah dengan menggunakan konsep metode “nikah dahulu baru pacaran kemudian”, alias pacaran setelah sah menikah. Maka jika kamu dapat melakukannya, kamu akan merasa betapa indah berpacaran dengan dia yang benar-benar orang yang kamu cintai. Dan dengan menikah, juga sudah membuktikan bahwa dialah kekasih sejatimu yang juga mencintai dirimu.

Hukum Ranjam bagi pelaku Zina

Dan pesan terakhir, perlu teman-teman camkan bahwa tidak ada yang istilah namanya pacaran itu islami, pacaran yang baik itu tidak ada. Yang baik dan islami itu adalah ta’aruf. Pacaran hanya akan menjerumuskan kita kelubang dosa saja. Pacaran tidak akan mendatangkan keberkahan ataupun manfaat sedikitpun, dan apabila kita jatuh kedalam perbuatan zina, maka tidak ada jalan lain untuk bertaubat selain menggunakan hukum ranjam.

Hukum ranjam itu sendiri sangat amat menyakitkan, maka kasihanilah orang yang kamu cintai dengan cara tidak berpacaran. Jika memang sudah tidak tahan…. silahkan ta’aruf, istikhoroh, lalu menikah agar tidak terkena hukum zina.

 

Sekian dulu pembahasan kita mengenai Apa itu Pacaran Islami ? Bagaimana Pacaran Yang Baik Menurut Islam ?Terimakasih sudah berkunjung…. Apabila ada saran maupun tambahan silahkan tulis di komentar, Jazakumullahuhoiro….

7 thoughts on “Apa itu Pacaran Islami ? Bagaimana Pacaran Yang Baik Menurut Islam ?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *