Philophobia (Takut Akan Cinta) Part 1

Diposting pada
source: pinterest.com

Philophobia dan Cinta…

Philophobia adalah salah satu penyakit mental dalam diri seseorang yang takut untuk jatuh cinta dan dicintai. Nama philophobia diambil dari bahasa Yunani yaitu filos yang berarti tercinta atau mencintai dan phobos yang berarti takut.

Pilophobia didefinisikan sebagai sikap yang ‘abnormal’ akan sebuah ketidakinginan untuk jatuh cinta, tanpa alasan apapun. Hal ini mempengaruhi kualitas hidup seseorang, dan menjauhkannya dari komitmen dan keterikatan akan apapun itu. Philophobia biasanya terjadi karena pengalaman buruk di masa lalu. Baik dari pengalaman pribadi maupun pengalaman orang lain. Beragam hal yang bisa menjadi faktor penyebab penyakit ini misalnya seperti, keluarga yang tidak harmonis, pengalaman cinta yang menyakitkan, atau trauma melihat kegagalan orang lain dalam percintaan.

Philophobia sebenarnya hampir mirip dengan Agliophobia, hanya saja orang-orang yang mengidap Agliophobia hanya takut pada rasa sakit baik secara mental maupun fisik. Namun orang-orang yang mengidap Philofobia biasanya lebih menjauhkan diri pada hal-hal yang berbau cinta terutama jatuh cinta. Beberapa orang mengalami ketakutan yang luar biasa hingga menimbulkan reaksi seperti gugup,gelisah, meriang, berkeringat, bahkan muntah.

Orang-orang philophobia biasanya menjauhi kontak dengan lawan jenis hingga menutup diri terlalu rapat. MEreka biasanya enggan menjalin hubungan terlalu dekat dengan orang lain dan terkesan menjauhi banyak orang.

Namun tidak jarang, beberapa orang yang terlihat santai berhadapan dengan lawan jenis juga menanamkan philofobia dalam alam bawah sadarnya. Hanya saja orang-orang seperti ini biasanya akan lebih terbuka hingga penyakit mental ini lebih mudah disembuhkan daripada yang menutup diri.

Philophobia sebenarnya bisa menghampiri siapa saja. Penanganan emosi, kontrol diri, dan terbuka merupakan beberapa hal yang akan membantu dalam proses penyembuhan Philofobia. Menceritakan kejadian buruk dimasa lalu pada orang yang tepat, memaafkan beragam kesalahan di masa lalu, hingga pergi mencari hal-hal baru adalah hal yang patut dicoba bagi anda yang merasa mengalami penyakit mental ini.

Okee. segitu penjelasan mimin yak, untuk cara penanganan nya kamu bisa lanjut baca part 2 disini

Gambar Gravatar
Hallo, saya Aini kolbiana. Terimakasih sudah membaca, baca tulisan saya lainnya ya. Contact me on gmail : Akolbiana1@gmail.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *